Kenali Ciri-Ciri Wajah yang Terkena Merkuri, Apakah Wajahmu Termasuk_
Ilustrasi | Ciri-ciri wajah yang terkena merkuri. (Pexels/Andrea Piacquadio)

SKINCARE PEDIA – Merkuri adalah salah satu bahan yang biasanya ditambahkan pada produk pemutih kulit. Penggunaan produk dengan kandungan merkuri ini akan membuat kulit putih secara instan. Namun, penggunaan merkuri akan berdampak buruk pada wajah.

Dampak buruk yang akibat penggunaan merkuri antara lain iritasi, gangguan pigmentasi kulit, dan kanker kulit. Bahkan, merkuri dapat menyebabkan gangguan pada organ tubuh lainnya seperti nyeri kepala, sulit konsentrasi, depresi, dan mudah lelah.

Produk di pasaran yang mengandung merkuri biasanya berupa krim pencerah, pengobatan jerawat, atau perawatan anti-penuaan.

Beberapa komposisi yang ada pada produk skincare bermerkuri antara lain adalah mercurous chloride, calomel, mercuric, mercurio, atau mercury. Jika ada bahan tersebut di produkmu, itu artinya kamu harus segera menghentikan penggunaannya.

Lalu, bagaimana cara mengetahui ciri-ciri wajah yang terkena merkuri? Artikel ini akan membantu kamu mengenali ciri-ciri wajah yang terkena merkuri.

Ciri-Ciri Wajah yang Terkena Merkuri

1. Iritasi pada Kulit Wajah

Efek samping dari penggunaan merkuri yang sering kita jumpai adalah iritasi pada kulit wajah. Gejala yang sering terjadi adalah rasa gatal, perih, dan kemerahan saat menggunakan produk bermerkuri.

Apabila kamu mengalami reaksi seperti itu ketika menggunakan produk skincare, segera hentikan penggunaan dan konsultasikan dengan dokter ahli agar tidak terjadi dampak yang lebih buruk pada wajahmu.

2. Kulit Wajah Mudah Mengelupas

Ciri-ciri wajah yang terkena merkuri lainnya adalah kulit wajah yang mudah mengelupas. Kondisi ini biasanya terjadi pada orang yang telah menggunakan produk merkuri dalam jangka waktu lama.

Semakin lama penggunaannya, semakin mudah pula kulit mengelupas, sehingga menyebabkan rasa perih di wajah.

3. Lapisan Kulit Semakin Tipis

Ciri lainnya wajah yang terkena merkuri adalah kondisi wajah yang semakin menipis. Kulit yang tipis akan berakibat pada kerusakan pelindung kulit (skin barrier).

Akibatnya, kulit menjadi sensitif dan rentan terhadap masalah kulit seperti jerawat. Jika kamu merasa kulitmu semakin tipis, sebaiknya hentikan penggunaan produk skincare yang kamu pakai.

Dikhawatirkan produk tersebut mengandung merkuri yang akan berakibat buruk pada wajahmu.

4. Ruam Kemerahan

Wajah yang terkena merkuri akan mengalami ruam kemerahan. Hal ini akibat adanya senyawa merkuri klorida dalam produk skincare yang dapat menyebabkan kulit terasa terbakar.

Ruam dan kemerahan ini muncul secara perlahan, berbanding lurus dengan intensitas penggunaan produk merkuri. Biasanya ruam kemerahan ini disertai dengan rasa panas di wajah.

5. Perubahan Warna Kulit Wajah

Kandungan senyawa merkuri klorida pada produk skincare akan menghambat produksi melanin sehingga kulit menjadi putih secara instan.

Namun, biasanya kondisi kulit wajah yang terkena merkuri lama-kelamaan akan mengakibatkan warna kulit tidak merata sehingga muncul flek hitam pada wajah.

Jika kamu mendapati produk skincare yang menawarkan hasil putih secara cepat dan instan, kamu perlu menghindarinya. Karena sejatinya tidak ada produk skincare yang bisa mengubah warna kulit secara cepat.

Penutup

Itulah beberapa ciri wajah yang terkena merkuri. Meskipun sekarang ini banyak sekali produk skincare yang menawarkan hasil glowing secara cepat, kamu perlu berhati-hati.

Siapa tahu produk tersebut mengandung merkuri yang berbahaya bagi wajahmu. Agar terjamin keamanannya, sebaiknya beli produk skincare di toko kecantikan resmi ataupun di official store produknya.***(Ika Sriani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *