Mengenal Apa itu Comedogenic
Penjelasan lengkap apa itu comdogenic pada produk skincare dan kenapa bisa menimbulkan jerawat. (Pexels/Mikhail Nilov)

SKINCARE PEDIA – Kamu yakin skincare yang kamu pakai saat ini bukan skincare comedogenic? Atau malah kamu tidak tahu sama sekali comedogenic itu apa. Yuk, simak penjelasannya!

Comedogenic adalah skincare yang mengandung bahan yang bisa menyumbat pori-pori dan menyebabkan munculnya komedo. Nah, komedo di wajah lama kelamaan akan meradang dan menjadi jerawat.

Jadi, percuma jika kamu masih memakai skincare yang comedogenic. Alih-alih ingin tampil cantik, tapi malah mengakibatkan masalah pada wajah kamu.

Mengapa Produk Comedogenic Menyebabkan Jerawat?

Ketika produk comedogenic diaplikasikan pada kulit, produk tersebut akan bercampur dengan minyak alami pada kulit yang kemudian meneyebabkan pori-pori kulit tersumbat.

Dari penyumbatan ini kemudian menahan bakteri dan sel-sel kulit mati pada kulit wajah. Yang akhirnya menyebabkan peradangan dan timbulah jerawat, komedo hitam, dan komedo putih.

Selain beresiko menyebabkan pori- pori tersumbat, comedogenic juga akan memperparah jerawat yang sudah ada. Tapi apa yang sebenarnya membuat skincare menjadi comedogenic?

Bahan comedogenic yang paling umum yaitu minyak kelapa, minyak sawit, dan alkohol. Namun kita akan sajikan untuk kamu daftar bahan – bahan comedogenic yang lebih rinci.

Berikut Adalah Daftar Bahan-Bahan yang Bersifat Comedogenic:

  • Acetylated Lanolin Alcohol
  • Algae Extract
  • Algin
  • Apricot Kernel Oil
  • Ascorbyl Palmitate
  • Avocado Oil
  • Babassu Oil
  • Butyl Stearate
  • Carragrnan
  • Cetearyl Alcohol + Ceteareth 20
  • Cetyl Acetate
  • Cetyl Alcohol
  • Chlorella
  • Chondrus Crispus
  • Coal Tar
  • Cocoa Butter
  • Coconut Alkanes
  • Coconut Oil
  • Collodial Sulfur
  • Cotton Oil
  • Cotton Seed Oil
  • Decyl Oleate
  • Dioctyl Succinate
  • Disodium Monooleamido PEG 2-Sulfosuccinate
  • Ethoxylated Lanolin
  • Ethylhexyl Palmitate
  • Glycerol Monostearate
  • Glyceryl Stearate SE
  • Glyceryl-3-Diisostearate
  • Hexadecyl Alcohol
  • Isocetyl Alcohol
  • Isocetyl Stearath
  • Isodecyl Oleate
  • Isopropyl Linoleate
  • Isopropyl Myristate
  • Isopropyl Palmitate
  • Isostearyl Neopentanoate
  • Kelp
  • Laminaria Digitata Extract
  • Laminaria Saccharina Extract ( Laminaria Saccharine)
  • Laureth-23
  • Laureth-4
  • Lauric Acid
  • Mink Oil
  • Moroccan Oil
  • Myristic Acid
  • Myristyl Lactate
  • Myristyl Myristate
  • Neem Oil
  • Octyl Palmitate
  • Octyl Stearate
  • Oleth-3
  • Oleyl Alcohol
  • Olive Oil
  • PEG 16 Lanolin
  • PEG 200 Dilaurate
  • PEG 8 Stearate
  • PG Monostearate
  • PPG 2 Myristyl Propinoate
  • Plankton
  • Plated Lanolin
  • Polyglyceryl-3 Diisostearate
  • Polyethylene Glycol
  • Potassium Chloride
  • Propylene Glycol
  • Sea Whip Extract
  • Seaweed
  • Shark Liver Oil-Squalane
  • Shea Butter
  • Sodium Laureth Sulfate
  • Sodium Lauryl Sulfate
  • Solulan 16
  • Sorbitan Oleate
  • Soybean Oil
  • Spirulina
  • Steareth 10
  • Stearic Acid
  • Stearyl Alcohol
  • Stearyl Heptanoate
  • Sulfated Castor Oil
  • Sulfated Jojoba Oil
  • Wheat Germ Oil
  • Xylene

Meskipun bahan – bahan tersebut dapat menutrisi kulit, namun bahan tersebut bisa menjadi bencana bagi tipe wajah yang mudah berjerawat. Jika kamu memiliki tipe wajah yang rentan berjerawat hindari produk yang comedogenic.

Untuk itu, penting bagi kamu untuk memerhatikan kandungan produk yang kamu gunakan, dan melakukan cek pada kemasan produk apakah berlabel non-comedogenic atau tidak.

Jika sudah dengan perawatan yang tepat jerawat kamu masih ada dan semakin meradang  sebaiknya lakukan perawatan dengan spesialis, sehingga bisa mendapatkan saran serta pilihan perawatan yang tepat.

Itulah penjelasaan mengenai produk comedogenic yang bisa menyebabkan jerawat pada wajah kamu. Semoga bermanfaat.***(Ika Sriani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *