Cara Memilih Face Wash untuk Kulit Berjerawat, Perhatikan Kandungannya, Jangan Asal!
Cara memilih face wash untuk Kulit berjerawat. (Pexels/Karolina Grabowska)

SKINCARE PEDIA – Apakah kamu sedang menghadapi masalah jerawat di wajah? Jerawat memang bisa sangat mengganggu, terutama jika meradang dan sulit diatasi.

Langkah pertama untuk mengatasi wajah berjerawat adalah menjaga kebersihan wajah. Kamu harus rutin membersihkan wajah setiap hari dengan menggunakan face wash yang sesuai dengan kondisi kulitmu.

Bagaimana cara memilih face wash yang tepat untuk kulit berjerawat? Mari kita bahas lebih lanjut.

Cara Memilih Face Wash untuk Kulit Berjerawat

1. Pilih Face Wash dengan pH Sekitar 4,7 – 5,7

Salah satu faktor penting dalam memilih face wash untuk kulit berjerawat adalah pH-nya. Kamu perlu memilih face wash dengan pH sekitar 4,7-5,7.

Mengapa demikian? Karena pH yang sesuai akan membantu menjaga keseimbangan alami kulit.

Kadar pH yang terlalu tinggi atau terlalu rendah bisa mengganggu keseimbangan ini, menyebabkan produksi minyak berlebih, dan memperparah kondisi jerawat. Jadi, pastikan kamu memilih face wash yang agak asam dan mirip dengan pH alami kulitmu.

2. Hindari Face Wash yang Mengandung Surfaktan Keras

Surfaktan adalah bahan dalam face wash yang berfungsi untuk mengangkat kotoran dan minyak dari kulit. Namun, tidak semua surfaktan diciptakan sama.

Beberapa di antaranya bisa terlalu keras dan menyebabkan iritasi serta memperparah jerawat. Oleh karena itu, pilihlah face wash dengan surfaktan yang lembut.

Berikut ini adalah beberapa contoh surfaktan lembut yang sebaiknya kamu cari dalam produk face wash:

  • Cocamidopropyl betaine
  • Potassium cocoyl glycinate
  • Lauryl glucoside
  • Polyglucoside (decyl glucoside atau coco glucoside)
  • Sodium cocoyl isethionate
  • Sodium lauroyl sarcosinate

Sedangkan surfaktan keras yang sebaiknya kamu hindari antara lain:

  • Sodium lauryl sulfate (SLS)
  • Sodium laureth sulfate (SLES)
  • Ammonium lauryl sulfate (ALS)
  • Sodium C14-16 olefin sulfonate

3. Pilih Face Wash Tipe Foam atau Gel

Face wash dengan tipe foam atau gel biasanya lebih efektif untuk membersihkan wajah dari debu dan kotoran tanpa meninggalkan residu berminyak.

Produk dengan busa melimpah dan tekstur ringan dapat membantu membersihkan pori-pori dengan optimal, mencegah penyumbatan yang bisa memicu jerawat.

4. Pilihlah Face Wash dengan Kandungan Pelembab

Kulit berjerawat seringkali memerlukan kelembaban yang cukup tanpa membuatnya semakin berminyak. Oleh karena itu, pilihlah face wash yang dilengkapi dengan pelembab ringan seperti glycerin dan hyaluronic acid.

5. Pertimbangkan Kandungan Oil Control

Kandungan oil control seperti zinc, bentonite, kaolin clay, dan charcoal dapat membantu mengontrol produksi minyak berlebih pada kulitmu. Periksa bagian ingredients pada kemasan face wash untuk memastikan adanya kandungan ini.

6. Jerawat Meradang Hindari Kandungan Scrub

Jika kulitmu sangat sensitif atau sedang mengalami jerawat meradang, sebaiknya hindari face wash yang mengandung scrub. Butiran scrub bisa memicu gesekan pada kulit yang meradang dan menyebabkan jerawat pecah.

7. Kulit Sensitif Hindari  Kandungan Alkohol, Pewarna, dan Pewangi Sintetis

Kulit sensitif mudah menimbulkan reaksi alergi saat bersentuhan dengan alkohol, pewarna, serta pewangi sintetis. Pilihlah face wash yang berlabel hypoallergenic untuk keamanan lebih.

8. Mengatasi Bekas Jerawat dengan Exfoliating dan Brightening Agent

Jika kamu ingin mengatasi bekas jerawat, carilah face wash yang dilengkapi dengan exfoliating dan brightening agent.

Brightening agent:

  • Vitamin C
  • Arbutin
  • Licorice
  • Niacinamide

Exfoliating agent:

  • Salicylic acid
  • Glycolic acid dan citric acid

Bahan-bahan seperti salicylic acid, glycolic acid, dan citric acid bisa membantu proses eksfoliasi, sementara vitamin C, arbutin, licorice, dan niacinamide dapat mencerahkan kulit dan mengurangi tampilan bekas jerawat.

Penutup

Dengan mempertimbangkan beberapa hal di atas, kamu bisa lebih bijak dalam memilih face wash yang cocok untuk kulit berjerawat. Ingat, memilih produk perawatan kulit tidak boleh asal-asalan.

Selalu perhatikan kandungan dan jenis kulitmu agar mendapatkan hasil yang optimal. Semoga tips ini bermanfaat dan membantu kamu dalam merawat kulit berjerawat.***(Ika Sriani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *