Apa Itu SPF? Berapa Lama SPF 50 Bisa Bertahan?
Penjelasan apa itu SPF dan berapa lama SPF bisa bertahan melindungi kulit. (Pexels/Betül Üstün)

SKINCARE PEDIA – Bagi kamu yang sudah terbiasa dengan pengguanaan sunscreen tentu sudah tidak asing dengan istilah SPF. Umumnya ada beberapa nilai SPF yang sering dijumpai pada produk sunscreen, di antaranya SPF 25, SPF 30, SPF 35, SPF 45, dan SPF 50.

Setiap SPF memiliki tingkat proteksi yang berbeda, semakin tinggi nilai SPF nya maka semakin tinggi pula tingkat perlindungannya terhadap sinar UV. Artikel ini akan menjelaskan lebih lanjut mengenai apa itu SPF dan berapa lama SPF 50 bisa bertahan di wajah.

Apa itu SPF?

Tentu saja beberapa dari kamu sudah familiar dengan istilah SPF. SPF merupakan singkatan dari Sun Protaction Factor yang mengukur berapa lama sinar UVB yang bisa menyebabkan kulit terbakar.

Jika nilai SPF tinggi makan perlindungan dari sinar UVB pun tinggi. Penulisan SPF biasanya diikuti dengan angka yang merupakan tingkat perlindungan yang diberikan.

Dikutip dari garnier.co.id angka-angka ini dibagi menjadi empat tingkatan, yaitu rendah (SPF 6–<15), sedang (SPF 15–<30), tinggi (SPF 30–<50), dan sangat tinggi (SPF >50).

Pada SPF 30 dan 50 meskipun sama sama memiliki perlindungan yang tinggi, namun presentase perlindungannya berbeda, SPF 30 memberi perlindungan 97 % dari sinar UV, sedangkan SPF 50 memberi perlindungan 98 % dari sinar UV.

Berapa Lama SPF 50 dapat Melindungi Wajah?

Ada beberapa yang menyebutkan angka-angka pada SPF menunjukan seberapa besar perlindungan yang diberikan.

Misalnya pada SPF 30, artinya sunscreen tersebut memberikan 30 kali perlindungan dibandingkan ketika wajahmu tidak memakai sunscreen, sedangkan SPF 50 artinya memberikan 50 kali perlindungan terhadap sinar uv.

Dikutip dari anessa.id menurut penelitian para skin expert, 1 SPF pada sunscreen dapat melindungi 10 hingga 15 menit sebelum terbakar sinar matahari.

Itu berarti pada SPF 50 dapat melindungi kulit 500-750 menit atau setara dengan 8 jam sebelum kulit terbakar sinar UVB.

Meskipun ketahanan sunscreen bisa dilihat dari nilai SPF seperti yang dijelaskan di atas, namun sebenarnya ada banyak faktor yang memengaruhi tingkat perlindungan sunscreen.

Salah satu bentuk perlindungan bisa dilihat dari durasi, tetapi ini tidak bisa dipukul rata. Contoh saja ketahanan alami yang dimiliki setiap kulit terhadap sinar matahari tentu berbeda.

Faktor lain yang memengaruhi yaitu intensitas energi sinar matahari. Jumlah energi sinar matahari pagi hari tentu berbeda dengan jumlah energi pada saat siang hari.

Belum lagi faktor warna kulit dan seberapa lama kamu berada di bawah matahari langsung. Jadi, mengenai durasi perlindungan sebenarnya perhitungannya tidak sesederhana yang kita kira. Banyak faktor yang memengaruhinya.

Pada intinya berapapun SPF-nya, kamu harus tetap reapply sunscreen setidaknya setiap 2 jam sekali. Apalagi jika kamu sedang berada di area outdoor.

Untuk mendapatkan perlindungan dari sinar UV yang optimal, gunakan sunscreen terbaik minimal SPF 30 dan pastikan sesuai dengan kebutuhan kulit.***(

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *